Susi Pudjiastuti Sindir Prabowo dan Luhut Yang Lembek Soal Masalah Natuna

Susi Pudjiastuti Sindir Prabowo dan Luhut Yang Lembek Soal Masalah Natuna

Wahidpoker – Susi Pudjiastuti Sindir Prabowo-Luhut yang Lembek Soal Masalah Natuna – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Kabinet Kerja Susi Pudjiastuti menyindir sejumlah menteri yang bersikap lembek saat menghadapi pencurian ikan asal China di perairan Natuna.

Sebab, masuknya kapal China ke perairan Indonesia sudah sangat jelas melanggar kedaulatan laut. Sehingga, telah terjadi pelanggaran oleh kapal-kapal China di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Wahidpoker.com Situs Poker Online 24 Jam Terpercaya Di Indonesia

Selain itu, masuknya kapal China ke dalam ZEE Indonesia juga sudah melanggar hukum internasional yang sudah disepakati melalui Unclos 1982, di mana dalam perjanjian hukum tersebut ada China di dalamnya.

Sindiran Susi tersebut terlihat dari sejumlah cuitannya di media sosial twitter miliknya @Susipudjiastuti. Bahkan untuk menyatakan langsung kepada salah satu menteri soal kasus tersebut, Susi meretwitt komentar pengikutnya @LinaPAnandya.

“Disaat kedaulatan bangsa terganggu oleh ulah bangsa lain, dua jenderal kita kehilangan semangat patriotiknya,” cuit @LinaPAnandya yang diretwitt Susi dalam akunnya.

Baca Juga : Kakek-Nenek Tertimpa Pohon Tumbang di Makassar

Tak hanya itu, Susi juga menyatakan persahabatan antar negara tentunya tidak boleh melindungi pelaku pencurian ikan dan penegakan hukum atas pelaku Ilegal Unreported Unregulated Fishing (IUUF).

Sebab, lanjut Susi, IUUF adalah kejahatan kriminal dan kejahatan lintas negara. Sehingga tentunya China tidak mungkin dan tidak boleh melindungi para pelaku IUUF.

“Bedakan pencuri ikan dengan persahabatan antar negara,” cuit Susi lagi.

Sumber : Infowahid.com

Susi Pudjiastuti Sindir Prabowo dan Luhut Yang Lembek Soal Masalah Natuna

POKER ONLINE I SITUS POKER ONLINE I DEWAPOKER I WAHIDPOKER 
BERITA TERBARU DAN TERPERCAYA I INFOWAHID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *